Wednesday, August 26, 2015
sembang chat dengan celcom
Sapa pernah buat benda ni?
Haha.
Best jugak.
Tapi lambat der mamat ni type.
Gua type lagi cepat.
His English is proper although having many grammatical errors. It's a good medium to interact with customers. I hope that whatever he told me here is correct..too many inaccurate information I got..
Tuesday, August 11, 2015
blinding love
have you ever came upon yourself and realized that what have you been doing for someone..
is exactly like the saying,
love is blindyou lost your priority just because of that person
you would go such length, so far just for their sake.
you would sacrifice your time just to be by their side
you would do anything, that they would ask of you.
Sunday, July 12, 2015
the headache(s)
kerap kali aku alami.
bukan migrain.
how to best describe it?
is it really just inadequate sleeping?
causal agent
how did this one person that you met able to affect your life entirely?
my life in these recent times, was all about this particular person.
Friday, July 10, 2015
soba ni itai yo
Mengapa kau menangis?
Padahal, aku belum menangis.
Kerna ku tahu,
kaulah yang lebih bersedih dari ku
Aku dah tak tahu
siapa antara kita yang merasa lebih pedih?
Hari ini seharusnya, menjadi hari tak bererti
Namun bila kita bersama, ia menjadi harta berharga
Ku ingin selalu bersamamu..
Apakah ada, hal yang bisa ku lakukan untuk dirimu?
Selalu untukmu..
Selamanya untukmu..
Ku ingin kau terus tersenyum selamanya
Semuanya; kebaikan hatimu
dan juga kehangatanmu yang begitu jujur
bagaikan bunga matahari
Mulai sekarang,
ku juga ingin mengirimkannya kepada mu
Kerna kau lah yang membuatku menyedari
adanya kebahagiaan di sini
Nun jauh di sana, masa depan cerah sedia menunggu
Seandainya suatu hari, kita terpisah pun
Teruslah menyusuri jalan kita masing-masing
Aku percaya di hujung jalan itu,
kita pasti akan bertemu lagi
Langkah yang kita tapaki
seharusnya tak sejalan
Namun sekarang
jalan itu telah menjadi satu arah
Kau yang selalu bersamaku
dan juga saat-saat sederhana kebersamaan kita
Ku berjanji takkan melupakan semuanya
Di hari saat kita memulai perjalanan
Di saat kita saling melambaikan tangan
Ku berharap agar kau terus tersenyum
Semuanya; kebaikan hatimu
dan juga kehangatanmu yang begitu jujur
bagaikan bunga matahari
Ku ingin membalas semuanya itu
Namun, kerana aku tahu dirimu
Ku rasa, kau akan mengatakan
"Semua ini, sudah cukup" kan?
Ku ingin selalu bersamamu
Apakah ada, hal yang bisa ku lakukan untuk dirimu?
Selalu untukmu..
Selamanya untukmu..
Ku ingin kau terus tersenyum selamanya
Semuanya; kebaikan hatimu
dan juga kehangatanmu yang begitu jujur
bagaikan bunga matahari
Mulai sekarang,
ku juga ingin mengirimkannya kepada mu
Kerna aku telah menemukan
makna kebahagiaan sesungguhnya..
terjemahan lirik kredit pada Nakari Amane
Wednesday, July 1, 2015
doa
ramai tak sedar akan kekuatan doa.
kita solat, kita doa, kita ikhtiar, kita tawakal.
selalu, bila akhirnya kita dapat apa yang kita nak tu..
ia adalah hasil dari doa-doa kita.
atau doa insan lain untuk kita.
mungkin pada masa lalu.
mungkin pada ketika dan saat itu ia dimakbulkan.
kita tak sedar.
sebabnya, kekadang yang kita minta tu bukanlah umpama apa yang kita bayangkan.
malah mungkin lebih baik, lebih elok.
aku pernah berdoa..
sering.
agar diberikan kekuatan.
iman.
keteguhan, ketetapan.
kerana aku mudah..
rapuh.
mudah sangat
terjerumus kepada perkara yang jauh.
dari rahmat-Nya.
bagi aku, itulah jihad paling besar kena lawan.
dalam meniti kehidupan harian,
aku bertemu dengan insan-insan yang telah ditakdirkan oleh Nya.
mengubah kehidupan aku
aku gembira.
bahagia.
mereka menguatkan aku.
agar sentiasa berada dalam landasan Mu.
bila mana aku sedar, yang doa aku itu dimakbulkan.
aku menangis.
kerna sesungguhnya Allah itu Maha Mendengar.
apa yang dizahirkan mahupun hanya terdetik di dalam hati.
as-Sami'
hari demi hari,
jangan pernah putus.
panjatkan pengharapan.
dan sentiasa bersangka baik.
Sunday, June 21, 2015
refleksi
kenapa kita suka buat sesuatu yang kita tak suka?
benarkah kita tak ada pilihan?
atau kita sebenarnya penakut?
tak berani ambil risiko?
mahukan jalan mudah?
mahukan stability?
ramai aku jumpa..
menyatakan ketidakpuashatian
tidak merasa puas dengan kerja mereka
"bukan ini yang dicari.."
tak suka jabatan ini
tak suka company ini.
tak suka kerja ini.
tak usah aku bicara soal diri sendiri.
kalian yang membaca blog ini pun tentu tahu bagaimana aku rasa tentang....well.
panjang cerita nanti.
tldr; i am supposed to do something related to maths, physics or language. i'm good at it, very.
heyy i don't want to talk about myself.
sambung balik..
adakah kita tak bersyukur bila kita complain tentang hidup kita?
aku kira itu memang sifat manusia.
dah fitrah.
cumanya, sejauh mana kita punya complain tu bagi kesan pada diri kita?
adakah semakin dekat pada Maha Pencipta?
atau jauh dari rahmat-Nya?
semua orang nak hidup selesa.
seperti yang diujarkan Abraham Maslow, ringkasnya ada lima perkara kehendak manusia..
1) nak hidup selama boleh
2) nak sejahtera
3) nak kasih sayang dari yang lain
4) nak rasa hormat dari yang lain
5) nak capai impian atau ideal
jadi, bila mana kita tak merasa kita miliki salah satu dari lima ini...maka manusia akan rasa tidak puas.
tidak lengkap.
missing.
aku kira nombor 5 paling utama. dan paling ramai yang tidak berupaya memilikinya..
kerna setiap dari kita punya kehendak tersendiri. ideal masing-masing.
nombor 3?
itu aku kecapi...selalunya hanya sementara cuma.
we can't always get what we want.
kadang-kadang, bila kita tak dapat yang kita nak (seperti kat atas tu), kita selalu lupa..
yang kasih sayang Allah sebenarnya lebih dari segalanya.
nikmat yang dikurniakan kat kita.
kita selalu lupa.
aku pernah tulis sebelum ni...tentang redha.
inilah perkara paling payah untuk manusia nak buat.
memang payah.
aku rasa, kalaupun kita complain, merungut, sighing..
pastikan ia hanyalah luahan sahaja.
tak bermakna kita tak bersyukur bila kita merungut.
tujuannya hanyalah untuk kita lepaskan apa di dalam hati.
jangan dizahirkan dengan perbuatan yang menampakkan keingkaran.
ketidaksyukuran.
sentiasa doa.
yang terbaik.
dan sangka yang baik-baik...
إن شاء الله
Subscribe to:
Comments (Atom)

